Judul tulisan saya kali ini sama dengan judul buku yang ditulis oleh Robert T. Kiyosaki, seorang keturunan Asia dan Amerika, pakar Financial dan guru dari berbagai tokoh sukses. Buku ini merupakan dasar dari usaha kita yang menginginkan kebebasan finansial dengan beralih dari kuadran kiri menuju kuadran kanan. Buku ini membahas mengenai kebebasan finansial.
Dalam buku tersebut kita harus mengetahui letak kuadran keadaan finansial kita.
Cash Flow Quadrant dipetakan menjadi E, S, B, dan I.


E untuk employee (pegawai),
S untuk self-employed (pekerja lepas),
B untuk business owner (pemilik usaha),
I untuk investor (penanam modal).

“E” dan “S” yang mengandalkan gaji diletakkan di kuadran sisi kiri, sedangkan “B” dan “I” yang menerima pemasukan dan bisnis atau investasi diletakkan di sisi kanan.



Setiap orang setidaknya menempati satu dari keempat Cashflow Quadrant dan kebanyakan dari kita menempati posisi sebelah kiri sebagai employee atau self-employee. The Cashflow Quadrant adalah tentang keempat jenis orang berbeda dalam dunia bisnis, tentang siapa diri mereka dan apa yang membuat individu di masing-masing kuadran unik.

Dalam buku ini, pembaca akan dibantu menentukan di mana posisi kita sekarang dalam kuadran, dan pembaca akan dibantu memetakan arah untuk mencapai posisi yang diinginkan di masa depan ketika memilih jalan sendiri untuk menuju kebebasan finansial. Walaupun kebebasan finansial bisa ditemukan dalam keempat kuadran ini, namun keterampilan “B” atau “I” akan membantu mencapai target finansial dengan lebih cepat.

Dan seorang “B” yang berhasil seharusnya menjadi seorang “I” yang berhasil juga. Buku ini ditulis bagi mereka yang siap untuk pindah dari keamanan pekerjaan dan mulai mencari
kebebasan finansial mereka; membuat perubahan finansial dan profesional yang besar dalam hidup mereka dan pindah dari Era Industri ke Era Informasi.
Setiap orang dapat sukses di kuadrannya masing-masing.

Perbedaan seorang E, S dan seorang B, I adalah :

Bahwa seorang E, S tidak dapat meninggalkan bisnisnya dalam waktu yang lama, sedangkan seorang B, I dapat meninggalkan bisnisnya dalam waktu yang relatif lama karena aset-lah yang bekerja untuknya.

CONTOH SEORANG ”E”
Mari kita ambil contoh yang pada umumnya terjadi di masyarakat, yaitu seorang karyawan perusahaan. Apabila seorang karyawan perusahaan tidak dapat bekerja karena alasan sakit atau usia lanjut, maka seorang karyawan tadi tidak akan mendapatkan uang / gaji mereka yang berasal dari perusahaan.

CONTOH SEORANG ”S”
Mari kita ambil contoh seorang dokter.
Apabila seorang dokter tidak praktek karena alasan kesehatan, usia lanjut, atau karena adanya bencana yang mengakibatkan seorang dokter tidak bisa membuka prekteknya, maka dokter tersebut tidak akan mendapatkan penghasilan.

CONTOH SEORANG ”B”
Mari kita ambil contoh seorang pemilik waralaba ayam goreng Kentucky ( KFC ).
Apabila pemilik waralaba tersebut ingin berlibur ke luar negeri selema satu bulan hingga beberapa tahun, maka bisnisnya akan tetap berjalan dan menghasilkan uang karena telah memilik sistem yang telah terbukti dapat berjalan dengan sistem yang ada dan karyawannya.

CONTOH SEORANG ”I”
Mari kita ambil contoh seorang investor atau pemegang saham.
Sama seperti seorang ”B”, yaitu ketika seorang investor ingin meninggalkan bisnisnya dalam
waktu yang lama, maka bisnisnya tetap dapat berjalan karena aset-lah yang bekerja untukkya.


KUADRAN MANA YANG ANDA INGINKAN ?

KUADRAN KIRI :
SEMAKIN KAYA, SEMAKIN SIBUK
DAN FINANSIAL ???

KUADRAN KANAN :
SEMAKIN KAYA, SEMAKIN BEBAS WAKTU
DAN BEBAS FINANSIAL

Tapi menurut pendapat saya kita bisa memilih berada di dua kuadran atau lebih sekaligus. Sebagai contoh, Tung Desem Waringin, salah satu pembicara terbaik Indonesia dan guru saya juga. Pak Tung adalah seorang Self Employee (pembicara seminar), Business Owner (pemilik banyak bisnis) dan juga Investor (investor saham). Jadi semua tergantung pilihan anda.

Mau berada di kuadran manakah anda?


Rahasia Bisnis Internet

Rahasia Bisnis Internet Marketer akhirnya
terungkap. Terbukti!!! Garansi 200%.
Klik disini


Bisnis Trend 2009

Formula Rahasia Seorang Ibu Rumah Tangga
Menghasilkan 3,3 Juta Dalam Waktu 1 Minggu

Klik disini


Jualan Informasi Jadi Jutawan. Mau?

Panduan 3 Langkah Menghasilkan Uang Lewat
Internet. Terbukti!!! Garansi 200%.
Klik disini



Read More..Blog motivasi bisnis
Hari minggu yang lalu, saya memonton acara Mario Teguh "Golden Ways" di Metro TV. Sebuah acara yang mengupas tentang motivasi dan kesuksesan. Saya memang suka membaca buku dan menonton acara televisi yang "mengisi otak" dan bukan sekedar sinetron dan gosip.

Hal yang berkesan dari tayangan tersebut adalah satu kalimat sederhana : "Kecepatan lebih baik daripada ketepatan". Kalimat yang singkat tapi penuh makna. Banyak orang yang menunggu dan menyiapkan rencana sampai sempurna baru BERANI melakukan. Padahal kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu dengan cepat. Peluang yang datang harus ditangkap dengan cepat, kalau tidak maka mungkin peluang itu akan ditangkap orang.



Kalau "tepat" tapi "terlambat" itu tidak ada gunanya karena mungkin peluang itu sudah hilang lebih dulu. Kalau "cepat" tapi "tidak tepat" maka kita punya kesempatan untuk cepat-cepat memperbaiki. Jadi intinya : Cepatlah berbuat meskipun itu salah, lalu cepatlah perbaiki. Bukankah belajar dari mencoba dan belajar dari kegagalan merupakan proses belajar yang terbaik?
Banyak orang-orang sukses mencoba berkali-kali dan gagal berkali-kali, tapi mereka dengan cepat memperbaiki sehingga mereka akhirnya sukses. Sekarang pertanyaan buat kita renungkan bersama :

"Apa hal penting yang sering kita tunda-tunda untuk melakukan?"
Tuliskan itu! Apakah itu mengerjakan tugas, mengucapkan sayang kepada orang yang kita cintai atau membuka bisnis baru. Lakukan saja! Jangan terlalu banyak berpikir, tapi banyaklah berbuat. Dan kalau salah, cepat perbaiki. Pintu satu tertutup carilah pintu lain yang masih terbuka. Peluang dan kesuksesan ada di tempat orang mencarinya.

Kesimpulannya : "No action nothing happen, when you take action miracle happen."
Itulah yang dapat saya pelajari dari acara tersebut. Semoga apa yang saya sampaikan dapat berguna. Apakah anda punya pendapat lain?



Salam sukses! Read More..Blog motivasi bisnis
Indonesia memerlukan sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan menuju Inodonesia yang lebih baik. Seperti apa sosok pemimpin ideal itu? Dalam ajaran Hindu ada yang disebut dengan ajaran Asta Brata (8 tipe kepemimpinan) yang dipelajari dari alam semesta, yang terdiri dari 8 sifat berikut ini :

1. Watak Matahari yaitu matahari mempunyai sifat panas dan berfungsi sebagai pemberi sarana kehidupan. Maksudnya di sini agar pemimpin Indonesia yang terpilih nanti dapat memberi semangat dan memberi kehidupan kepada masyarakat Indonesia.

2. Watak Bulan yaitu seorang pemimpin Indonesia harus dapat berfungsi sebagai bulan memberikan penerangan. Cahaya bulan itu dapat membimbing rakyat/masyarakat yang berada dalam kegelapan.

3. Watak Bintang yaitu mempunyai bentuk yang manis serta dapat menjadi pedoman bagi mereka yang kehilangan arah. Dalam hal ini pemimpin masyarakat Bali harus berfungsi sebagai contoh/ teladan serta menjadi panutan bagi masyarakat.

4. Watak Angin yaitu harus mampu/memiliki kemampuan bertindak secara teliti dan bijaksana di samping harus dapat menyelami kehidupan masyarakat Indonesia. Mampu memotivasi dan berkomunikasi dengan baik dengan siapapun.

5. Watak Awan/ Mendung, memiliki kewibawaan kuat, dihormati sekaligus dicintai rakyat. Meskipun mendung menakutkan, tetapi bila hujan turun dapat bermanfaat bagi masyarakat. Di sini seorang pemimpin Indonesia ke depan harus berwibawa kepada masyarakat.

6. Watak Api yaitu pemimpin Indonesia harus dapat bertindak adil, mempunyai prinsip disiplin, tegas dalam bertindak tanpa pandang bulu.

7. Watak Samudra yaitu mempunyai pandangan luas serta sanggup menerima segala macam persoalan yang ada di negeri ini berwatak sabar, tenang dalam memberikan solusi.

8. Watak Bumi yaitu mempunyai sifat yang teguh dan kuat dalam pendirian, jujur, berbudi luhur, serta mau memberi anugerah kepada siapa saja yang telah berjasa kepada bangsa dan negara. Read More..Blog motivasi bisnis
W. CHAN KIM dan Renee Mauborgne menyatakan bahwa Red Ocean Strategy sudah tidak lagi ampuh untuk menciptakan pertumbuhan dan keuntungan di masa depan. Mereka berdua mengusulkan sebuah strategi baru yang disebut Blue Ocean Strategy. Blue Ocean Strategy, menganggap bahwa bersaing adalah menciptakan ruang pasar yang tidak ada lawannya. Pasar yang sangat luas bagaikan “lautan biru”.

W. Chan Kim dan Renee Mauborgne menyatakan bahwa 86% menggunakan Red Ocean Strategy dan hanya 14% yang menggunakan Blue Ocean Strategy. Dari perusahaan yang menggunakan Red Ocean Strategy tersebut memperoleh pendapatan total (omset) 62% dan keuntungan total (laba) 39%, sedangkan perusahaan yang menggunakan Blue Ocean Strategy hanya mendapat omset total 38% tetapi laba totalnya 61%.

Cirque du Soleil merupakan salah satu perusahaan yang menggunakan Blue Ocean Strategy. Cirque du Soleil. Perusahaan yang didirikan pada 1984 oleh sekelompok pemain sandiwara jalanan, Cirque telah melakukan pentas dengan menampilkan lusinan produksi yang dilihat oleh kira-kira 40 juta orang di 90 kota di sekeliling dunia. Dalam 20 tahun, Cirque telah mencapai pendapatan sirkus pemimpin dunia Ringling Bros dan Barnum & Bailey. Kedua perusahaan sirkus pemimpin dunia tersebut untuk mencapainya dibutuhkan waktu 100 tahun.

Ringling Bros dan Barnum & Bailey merancang sirkus standar dan bersaing dengan sirkus sejenis dalam skala pasar yang terus menurun. Ringling Bros dan Barnum & Bailey menggunakan perspektif strategi berbasiskan persaingan, sehingga akhirnya industri sirkus yang muncul menjadi tidak menarik. Sedangkan Cirque du Soleil’s meraih sukses dengan tidak mengambil pasar dari industri sirkus yang ada, yang secara histories pasarnya anak-anak. Cirque du Soleil tidak bersaing Ringling Bros dan Barnum & Bailey, karena menciptakan pasar baru yang tidak ada lawannya dan membuat persaingan tidak relevan lagi.
Cirque du Soleil memunculkan pasar baru selain anak-anak adalah kelompok pelanggan baru orang dewasa dan klien perusahaan dengan tidak hanya menampilkan sirkus, tetapi menampilkan teater, opera dan balet sehingga penontonnya bersedia membayar beberapa kali lipat dibandingkan dengan sirkus tradisional biasa. Strategi dari Cirque du Soleil inilah yang disebut Blue Ocean Strategy.

Blue Oceans merupakan seluruh industri yang tidak ada saat ini, tidak dikenal ruang pasarnya dan tidak ada persaingan. Dalam blue oceans permintaan itu diciptakan, bukan diperebutkan dengan persaingan. Permintaan itu dapat tumbuh dengan cepat dan menguntungkan. Untuk menciptakan blue oceans dengan dua cara, yaitu perusahaan dapat meningkatkan industri baru yang lengkap, misalnya eBay menciptakan lelang, tetapi secara online. Cara kedua, blue oceans dapat diciptakan dari dalam red oceans pada saat perusahaan mengubah batas industri yang ada, seperti yang dilakukan oleh Cirque du Soleil.

Berdasarkan ilmu dari 2 pakar di atas mungkin kita berpikir bagaimana menciptakan pasar yang tanpa pesaing? Tentunya dibutuhkan kreatifitas dalam menemukan ide bisnis yang seperti itu. Strategi PDB (Positioning, Differentiation, Branding) mutlak diperlukan untuk menerapkan konsep Blue Ocean Strategy. Sekarang pilihan ada di tangan anda mau pilih strategi yang mana? Atau anda punya strategi yang lain? Mari kita diskusikan disini. Read More..Blog motivasi bisnis
Kemarin saya membaca bukunya M. Suyanto (Smart In Leadership) dan menemukan salah satu konsep kepemimpinan yang baru saya baca yang diterapkan di Grup Martha Tilaar(GMT). Bagaimana penjelasannya? Saya akan paparkan sedikit untuk anda.

Grup Martha Tilaar merupakan perusahaan yang menggunakan gaya manajemen Indonesia. Perusahaan tersebut menggunakan manajemen dengan filosofi moral, yaitu DJITU (Disiplin, Jujur, Iman/ Inovatif, Tekun, Ulet) bagi segenap karyawan untuk mencapai visi/ misi yang telah digariskan oleh perusahaan.

Rahasia pertama sukses dalam bisnis adalah berkata jujur dan selalu begitu, menurut Hendricks dan Ludeman (Penulis buku The Corporate Mystic). Selain itu meningkatkan networking dengan para mitra usaha, baik di dalam maupun di luar negeri. Hindari juga AIDS, (Angkuh, Iri, Dengki, Serakah).

Martha Tilaar mengatakan: ''Budaya di perusahaan kami adalah KEKELUARGAAN. Peran atasan khususnya saya, adalah juga sebagai Ibu. Tegur sapa, keakraban dan saling mengenal antar karyawan MTG yang kini jumlahnya 6.000 orang, adalah suatu keharusan. Tentu saja kami pun menerapkan system REWARD dan PUNSIHMENT bagi karyawan yang berprestasi dan tidak disiplin.''

Kalau ada perempuan yang mengagungkan pesona Timur dalam jagat tata rias dan kecantikan dialah Martha Tilaar. Kalau ada perempuan yang kemudian memperjuangkan pesona ketimuran jagat tata rias dan kosmetik itu dalam pergaulannya dengan dunia internasional, dialah Martha Tilaar. Dan kalau ada perempuan yang begitu besar memperoleh manfaat secara bisnis, image, maupun nama besar dari itu semua, juga dialah Martha Tilaar. Martha Tilaar adalah Timur dan Timur adalah Martha Tilaar. Citra itulah yang sekarang telah terpatri dan coba terus ditumbuh-kembangkan oleh manajemen Grup Martha Tilaar (GMT).

Kesungguhan perempuan kelahiran Kebumen yang pada 4 September merayakan hari ulang tahun ke 65 itu dalam mengangkat pesona ketimuran dalam tat arias dan kosmetik, tersurat dalam visi GMT. Bunyinya: ''Menjadi Perusahaan kosmetik terkemuka di dunia yang bernuansa ketimuran dan alami, melalui pemanfaatan teknologi modern dan menempatkan penelitian dan pengembangan sebagai sarana peningkatan nilai tambah bagi pelanggan.''
Kini terbukti, produk kosmetik tradisonal GMT telah menembus pasar Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei, Vietnam, Belanda, AS, Amerika Utara, dan Nigeria.


GMT pernah menerima penghargaan Anugerah Teknologi Siddhakretya 2002 dari Kementerian Riset dan Teknologi atas keberhasilan PT Martina Bertho berinovasi, peduli pada lingkungan dan menerapkan riset dan pengembangan (research and development) terhadap kosmetik dan jamu tradisional. Penghargaan lain yang pernah diterima perusahaan ini antara lain : Indonesian Brand Award pada Juli 2002, The Indonesian Customer Satistisfaction Award (September 2001) The Best CEO 2001 (Maret 2001), The Most Valuable Brand (Maret 2001), dan belasan penghargaan lain dari dalam dan luar negeri yang ditujukan baik Martha Tilaar sebagai pribadi dan grup perusahaannya.

Dengan rendah hati dia mengakui semua keberhasilan itu semata-mata hasil team work seluruh karyawan dan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan GMT. Martha memang tak segan-segan mengirim tim riset dan pengembangan serta kreatif dan marketing ke luar negeri. Mereka terdiri dari disiplin ilmu biologi, farmasi, kimia, ekonomi, dan psikologi.

Melihat keberhasilan pengusaha negeri sendiri menembus pasar dunia, tentunya kita semakin yakin bahwa Indonesia mempunyai banyak potensi untuk bisa terus dikembangkan di berbagai sektor. Temukan potensi anda dan berprestasilah! Banyak motivator mengatakan : ”Peluang itu ada dimana-mana”. Itu tergantung apakah kita berani mencarinya. Bagaimana dengan anda? Read More..Blog motivasi bisnis
Istilah Kecerdasan Emosi (Emotional Quotient) atau disingkat EQ pertama kali saya dengar dari guru saya M. Suyanto. Saya banyak belajar tentang pemikiran beliau dari buku-bukunya yang menambah wawasan saya. Selain istilah IQ ada juga istilah ESQ yaitu perpaduan antara EQ dan SQ (Spiritual Quotient) yang akan saya bahas di artikel lainnya.

Faktanya : Orang yang secara intelektual cerdas (IQ tinggi dan nilai bagus) seringkali bukanlah orang yang paling berhasil dalam bisnis maupun dalam kehidupan pribadi mereka, tulis Mayer dan Salovey dalam bukunya yang berjudul The Intelligence of Emotional Intelelligence. Menurut Daniel Goleman, kecerdasan emosi meliputi kesadaran diri, pengaturan diri, motivasi, empati dan ketrampilan sosial. Kesadaran diri terdiri dari kesadaran emosi, penilaian diri secara akurat dan percaya diri.


Berdasarkan penjelasan para pakar di atas, dapat saya rangkum secara sederhana cara meningkatkan EQ kita sebagai berikut :

1. Meningkatkan kesadaran emosi


Untuk meningkatkan kesadaran emosi yang harus dilakukan adalah mengetahui lebih jauh emosi diri dan mengapa dapat terjadi emosi, menyadari keterkaitan antara perasaan dengan yang dipikirkan, diperbuat dan dikatakan, mengetahui bagaimana perasaan dapat mempengaruhi kinerja dan mempunyai kesadaran akan nilai-nilai dan sasaran-sasaran pribadi.

2. Mengetahui kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan diri

Untuk mengenali diri secara akurat kita harus sadar tentang kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan diri, menyempatkan diri untuk merenung dan belajar dari pengalaman, terbuka dengan umpan balik yang tulus, bersedia menerima perspektif mampu menunjukkan rasa humor dan bersedia memandang diri sendiri dalam perspektif yang luas.

3. Meningkatkan kepercayaan diri

Untuk meningkatkan kepercayaan diri dengan berani tampil dengan keyakinan diri, berani menyatakan keberadaannya, berani menyuarakan pandangan yang tidak populer dan bersedia berkorban demi kebenaran, tegas, mampu mengambil keputusan yang baik dalam keadaan tidak pasti dan tertekan.

4. Milikilah kemampuan pengaturan diri

Pengaturan diri mencakup pengendalian diri, kehati-hatian, kemampuan adaptasi dan inovasi. Peningkatan pengendalian diri meliputi kemampuan mengelola emosi-emosi yang menekan, berpikir positif, tetap teguh pada prinsip walaupun dalam situasi yang paling berat, berpikir dengan jernih dan tetap terfokus meskipun dalam keadaan tertekan. Mampu bekerja di bawah tekanan.

5. Jadilah orang yang dapat dipercaya

Agar semakin dapat dipercaya harus menunjukkan kejujuran dan integritas. Bertindak dengan etika dan tidak pernah mempermalukan orang lain, mengakui kesalahan diri dan berani menegur dengan bijaksana perbuatan yang tidak etis dan berpegang teguh pada prinsip. Bertanggung jawab memenuhi kewajiban, luwes dalam menangani perubahan dan tantangan serta bersikap terbuka terhadap gagasan dan pendekatan baru serta informasi terbaru.

Setelah merenungi penjelasan dari para pakar di atas saya menyadari bahwa untuk sukses ternyata pintar saja tidak cukup. Dalam wawancara kerja pasti anda akan ditanya tentang pengalaman organisasi, kemampuan menyelesaikan masalah, kemampuan kerjasama (padahal waktu ujian dilarang kerjasama he9..), kelebihan dan kekurangan anda. Intinya mereka mengukur kederdasan emosi anda.

Guru saya yang lain Tung Desem Waringin mengatakan, bahwa untuk sukses kita perlu memiliki PIS (Passion Integrity Skill) atau dalam bahasa Indonesia Semangat kerja, dapat dipercaya, dan keterampilan/ skill. Jadi menurut saya EQ memang lebih penting dari IQ, tapi lebih penting lagi punya keduanya. Apakah anda juga setuju dengan pendapat saya? Atau anda punya pendapat lain? Read More..Blog motivasi bisnis
Dalam buku terbarunya yang berjudul Marketing Revolution, Tung Desem Waringin menjelaskan tentang 6 usaha marketing revolution. Usaha tersebut merupakan dasar-dasar yang menjadi acuan bagi para street smart marketer.

Apa sajakah 6 usaha marketing? Ini dia penjelasan singkatnya :

1. Fokus mendatangkan calon customer lebih dulu & lebih banyak

Bagaimana caranya mendatangkan calon customer ke tempat usaha kita? Cara terbaik yang diutarakan Pak Tung adalah dengan memasang iklan dengan headline yang powerful. Coba kita perhatikan iklan-iklan yang ada di koran atau majalah. Iklan yang bagaimanakah yang menarik perhatian anda? Iklan yang seperti apakah yang menarik anda untuk melakukan aksi baik itu mencoba menelpon atau membeli?

Iklan yang bagus menurut Pak Tung bukan sekedar mengingatkan, tapi juga menawarkan sesuatu yang memenuhi 3 kriteria USP (Ultimate Advantage, Sensational Offer, Powerfull promise). Untuk penjelasan lebih lanjut akan saya bahas pada artikel berikutnya.

2. Mengubah calon pembeli menjadi pembeli

Pernahkan anda berkeliling di mall dan memperhatikan begitu banyak calon pembeli lalu lalang? Apakah mereka berbelanja di semua toko? Toko yang bagaimana yang menarik perhatian pembeli?
Berikut beberapa cara yang bisa digunakan :

- Mengubah layout toko (misal : letak odol dekat dengan sabun)
- Memberikan garansi prdouk maupun jasa
- Melakukan demo produk
- Meminta testimoni positif dari para pelanggan
- Mempermudah pembayaran misal : bisa melakukan pembayaran dengan kartu kredit

3. Memperbanyak pembelian per customer

Untuk meningkatkan omset penjualan bisa dengan cara memperbanyak pembelian per customer. Adapun cara-cara yang biasa digunakan :
- Menawarkan paket diskon lebih banyak, terutama pada hari raya dan hari libur
- Memberikan Check List, yaitu daftar barang yang cocok dengan yang diperlukan

4. Mempersering pembelian per customer

Pembeli harus dibuat puas dengan produk atau jasa yang kita jual sehingga mereka sering melakukan transaksi dengan kita. Usahakan agar mereka menjadi pelanggan kita. Banyak cara-cara yang bisa dilakukan misalnya :
- Memberikan servis produk dan jasa yang terbaik.
- Melakukan kontak rutin kepada pembelinya lewat email, telepon apabila ada produk baru
- Memberikan Voucher Gratis. Misal : 10X cuci gratis 1 kali
- Katakan kalimat sederhana ini : “besok datang lagi pak..”
- Adakan hadiah berseri berbeda tiap minggu, jadi mereka harus datang tiap minggu.

5. Memperbanyak konsumen memberi referensi

Setelah membuat pelanggan kita puas dengan pelyanan kita usahakan agar pelanggan tersebut memberikan referensi kepada teman-temannya. Salah satu caranya adalah apabila pelanggan itu mengajak teman berbelanja ke tempat kita, maka mereka akan mendapatkan diskon.

6. Meningkatkan margin

Logikanya, kalau margin meningkat akan meningkatkan keuntungan kita.
Bagaimana caranya meningkatkan margin? Berikut contoh sederhananya :
  • Apabila kapasitas/permintaan rame, tingkatkan harga, maka margin bertambah. Ini biasa dilakukan saat kita membeli tiket pesawat pada musim liburan atau hari raya.
  • Mengurangi biaya minimal 10%. Biaya yang dimaksud adalah biaya telpon, listrik, kertas, dll..
  • Fokus pada produk yang laku dan margin bagus. Misalkan kita punya toko buku maka fokuslah menjual buku yang best seller dan banyak dicari pembeli.
  • Beli dalam jumlah besar sehingga dapat diskon lebih banyak.
  • Hentikan iklan yang tidak menghasilkan
Read More..Blog motivasi bisnis

Pada kategori Tokoh sukses kali ini, sengaja saya menyuguhkan seorang tokoh muda paling berpengaruh saat ini. Beliau adalah Barack Obama, presiden kulit hitam pertama di Amerika.

Pada tanggal 5 November 2008, Amerika Serikat telah memutuskan untuk mengubah sejarah dalam perjalanan negaranya. Presiden Amerika Serikat pertama yang berasal dari ras Africa Amerika berhasil menduduki posisi nomor satu di negara Adi daya Amerika Serikat. Beliau adalah Barack Hussein Obama II atau lebih dikenal dengan nama Barack Obama.


Profile Barack Obama

Barack Obama dilahirkan di Honululu, hawai tepatnya di Kapi’olani Medical Center for Women & Children. Anak dari pasangan Barack Hussein Obama Sr. berasal dari Kenya Afrika dan Ann Dunham seorang kulit putih yang berasal dari Wichita Kansas. Ayah dan Ibu Obama ini bertemu tahun 1960 di Universitas Hawaii dimana saat itu Ayahnya adalah mahasiswa luar negeri. Setahun kemudian, tepatnya 2 februari 1962, mereka menikah. Namun pernikahan ini tidak bertahan lama, ketika itu Barack Obama Jr berumur 2 tahun, Ayah dan ibunya memutuskan bercerai di tahun 1964.


Setelah bercerai inilah Ibu Barack Obama bertemu dengan Lolo Soetoro dan keluarga ini pindah ke Indonesia di tahun 1967. Di Indonesia Barack Obama mengikuti sekolah di Indonesia seperti Asisi, Jakarta hingga umur 10 tahun. Setelah itu Barack Obama kembali ke Honululu dan tinggal dengan nenek dari pihak ibunya. Disini Obama sekolah di Punahou hingga tamat SMA di tahun 1979.


Di masa sekolah, Lolo soetoro kembali ke hawai tahun 1972 untuk tinggal beberapa tahun. Kemudian tahun 1977 Beliau kembali ke Indonesia untuk pekerjaan di bidang antropologi. Di Indonesia pula ia menghabiskan sisa hidupnya, hingga tahun 1994 kembali ke hawaii. Istrinya meninggal dunia karena kanker rahim di tahun 1995.


Saat SMA, Barack Obama mengakui ia pernah terlibat dengan obat-obatan terlarang dan alkohol. Ia menyebutkan periode ini sebagai kesalahan moral terbesar dalam hidupnya. Tamat SMA, beliau pindah ke LA dan melanjutkan kuliah di universitas occidental selama 2 tahun. Kemudian Obama pindah ke Universitas Columbia di New York. Jurusan yang diambil adalah ilmu politik dan spesifik ke hubungan internasional. Tahun 1983, Obama lulus dan kerja di Business International Corporation dan New York Public Interest Research Group.


4 tahun di New York, Barack Obama pindah ke Chicago dan bekerja sebagai direktur Developing Communities Project (DCP), sebuah organisasi berbasis gereja. Obama bekerja selama 3 tahun dari juni 1985 sampai 1988. Disini Obama mencapai sukses kecil dalam hidupnya. Obama berhasil meningkatkan budget tahunan yang membantu kegiatan sosial bagi organisasinya. Periode ini juga Obama mengunjungi eropa untuk pertama kalinya selama 3 minggu dan 5 minggu di Kenya. Di Kenya Obama bertemu dengan familinya untuk pertama kali.


Akhir Tahun 1988, Barack Obama mengikuti kuliah di Universitas Harvard. Di akhir tahun pertamanya, Obama terpilih sebagai editor Harvard Law Review. Ini dikarenakan nilainya dan prestasinya dalam kompetisi menulis. Bulan Februari 1990, Obama mengikuti pemilihan president Harvard Law dan merupakan orang kulit hitam pertama yang mencalonkan diri menjadi president Harvard Law. Hal ini menjadi kegemparan yang luar biasa di Harvard.


Selama liburan musim semi, Barack obama kembali ke chicago dan bekerja di perusahaan hukum Sidley & Austin di tahun 1989 dan Hopkins & Sutter di tahun 1990. Tahun 1991, Barack Obama lulus dengan gelar Juris Doctor (JD) dan mencatat sejarah sebagai orang kulit hitam pertama yang berhasil lulus dengan predikat magna cumlaude. Setelah lulus Obama balik lagi ke chicago.


Barack Obama mendapat tawaran untuk menulis sebuah buku yang berhubungan dengan ras karena kepopulerannya dalam pemilihan presiden Harvard Law lalu. Obama bahkan mendapat segala support dan kantor baru di Universitas Chicago Fakultas Hukum untuk menyelesaikan buku itu. Buku ini direncanakan selesai dalam setahun, namun ternyata melebihi waktu itu. Untuk fokus kepada penyelesaian buku itu, Obama dan Istrinya Michelle pindah ke Bali dan menulis dalam beberapa bulan di sana. Akhirnya naskah buku tersebut berhasil dipublikasikan di pertengahan tahun 1995 dengan judul Dreams from my father.


Dari tahun 1992 hingga 1995 Barack Obama terlibat dalam berbagai kegiatan di bidang politik dan hukum. Diantaranya Illinois Project Vote, mengajar hukum di universitas chicago, bergabung dengan perusahaan hukum Davis, Miner, Barnhill & Galland, pendiri Public Allies, direktur Woods Fund of Chicago dan masih banyak posisi lainnya.


Barack Obama menjadi seorang senator


Perjalanan politiknya dimulai ketika terpilih menjadi senator negara bagian Illinois tahun 1996. Obama memperjuangkan perubahan undang-undang untuk tata susila dan perlindungan kesehatan. Obama juga mendukung pengurangan pajak bagi pegawai kelas bawah, negosiasi perbaikan kesejahteraan, dan menambah subsidi untuk anak-anak.


Dengan prestasinya pada masa jabatan pertamanya sebagai senator, maka di tahun 1998 dan 2002 Obama terpilih lagi menjadi senator. Bulan Januari 2003 Barack Obama menjadi ketua komite Layanan Kesehatan dan kemanusiaan Illinois ketika partai demokrat selalu menjadi minoritas. Partai demokrat berhasil mendapatkan posisi mayoritas. Obama masih memperjuangkan masalah ras dan diskriminasi sosial.


Bulan November 2004, Obama mengundurkan diri dari senat illinois untuk mengikuti pemilihan senat Amerika Serikat. Sebenarnya mulai pertengahaan 2002, Obama sudah menjalankan promosinya untuknya menjadi senat US. Dibantu oleh strategis politiknya, David Axelrod, ia mengumumkan pencalonan diri bulan Januari 2003. Keputusan dari Pemegang jabatan di partai demokrat dan republik untuk tidak mengikuti pemilihan ini telah membuka kompetisi di antara 15 kandidat.


Popularitas Obama meningkat karena iklan Axelrod yang menggunakan gambar dari Mayor Chicago Harold Washington dan dukungan dari anak perempuan Paul Simon, US Senator terkenal dari Illinois. Akhirnya Obama berhasil mendapatkan 52 persen suara, unggul 29 persen dari rival democratic terdekatnya.


Akhirnya 4 Januari 2005, Barack Obama disumpah sebagai Senator US dan merupakan orang kulit hitam kelima yang pernah menjabat jabatan itu. Obama juga merupakan satu-satunya senator US yang menjadi Congressional Black Caucus. CQ Weekly, publikasi non partai bahkan menyebutkan Obama sebagai Demokrat yang loyal. Kemudian National Journal meranking Obama sebagai orang yang terliberal di senator.


Masa Pemilihan presiden Amerika Serikat


Bulan Februari 2007, Obama menyatakan mengikuti pemilihan Amerika Serikat sebagai kandidat presiden dari partai Demokrat. Pernyataan ini dilakukan di depan Old State Capitol, Springfield, Illinois. Pemilihan tempat ini simbolik karena disana juga Abraham Lincoln berpidato “House Divided” tahun 1858.


Selama masa kampanye, Barack Obama mengangkat isu penghentian perang Irak, meningkatkan kebebasan energi, dan menyediakan perawatan kesehatan menyeluruh. Tiga hal ini adalah prioritas utamanya. Dana kampanye meningkat menjadi 58juta USD walaupun ini merupakan sumbangan kurang dari 200USD yang diklasifikasikan sebagai sumbangan kecil oleh UU kampanye. Hal ini pula yang menyebabkan Obama terkenal karena berhasil menggalang dana kampanye dari donasi yang kecil.


Januari 2008, Obama dan Hillary berkompetisi untuk merebutkan posisi sebagai calon dari partai Demokrat. Setelah melalui berbagai macam halangan maupun kontroversi, akhirnya Obama sekali lagi membuktikan bahwa ia berhasil meraih kepercayaan partainya.


Kemudian 23 Agustus 2008, Barack Obama mempublikasikan calon wakilnya, Joe Biden, Senator Delaware. Selain itu Hillary clinton juga mengakui kekalahan dan mendukung sepenuhnya Barack Obama. Di pemilihan presiden antar partai, Barack Obama berhadapan dengan McCain dari partai republic ( separtai dengan Presiden Bush dan memiliki kebijakan yang hampir sama dengan Presiden Bush ). McCain adalah bekas pejuang perang vietnam.


Akhirnya 4 november 2008, Barack Obama mengalahkan McCain dalam pemilihan presiden AS yang ke 44. Barack Obama merupakan presiden Amerika Pertama dari ras Kulit Hitam. Pada pidato kemenangannya di Chicago, Obama mengucapkan kalimat “change has come to America.”. Ia mendedikasikan kemenangannya untuk seluruh warga Amerika Serikat.


Penutup


Barack Obama adalah sosok yang sederhana dan memiliki pandangan demokratis yang bersifat universal. Sosok yang saya pikir bisa menyatukan dan mengubah amerika serikat menjadi negara adi daya seperti masa presiden Clinton, bukan sebagai negara yang suka peperangan seperti yang dilakukan oleh Presiden Bush.


Satu hal yang menarik dari proses pemilihan umum di Amerika Serikat adalah jiwa besar dari kandidat dan pendukungnya. Yang kalah mengakui kemenangan dan mensupport yang menang. Yang menang merangkul yang kalah, sungguh indah demokrasi yang terjadi di Amerika Serikat. Seandainya kita bisa seperti mereka, tentunya tidak ada ribut-ribut dalam pemilihan kepala daerah atau mungkin presiden nantinya.


Hal lain yang dibebankan kepada Barack Obama adalah mengatasi krisis ekonomi Amerika Serikat dan saya pikir dunia pun mengharapkan sesuatu terjadi di Amerika Serikat ke arah yang lebih baik. Karena mau tidak mau telah berdampak pada perekonomian di dunia.


Pemilu kali ini juga mencatat sejarah sebagai pemilu dengan pencoblos terbanyak dalam sejarah sejak wanita diijinkan memilih. Untuk itu selamat atas Presiden Amerika Serikat Barack Obama.


Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Barack_Obama

Read More..Blog motivasi bisnis
Pria berpakaian ''dinas'' celana pendek jin dan kemeja lengan pendek yang ujung lengannya tidak dijahit, ini adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Pendiri dan pemilik tunggal Kem Chicks (supermarket), ini mantan sopir taksi dan karyawan Unilever yang kemudian menjadi pengusaha agrobisnis sukses.

Bob Sadino adalah salah satu sosok entrepreneur sukses yang memulai usahanya benar-benar dari bawah dan bukan berasal dari keluarga wirausaha. Bob berwirausaha karena “kepepet”, selepas SMA tahun 1953, ia bekerja di Unilever kemudian masuk ke Fakultas Hukum UI karena terbawa oleh teman-temannya selama beberapa bulan. Kemudian dia bekerja pada McLain and Watson Coy, sejak 1958 selama 9 tahun berkelana di Amsterdam dan Hamburg.

Setelah menikah, Bob dan istri memutuskan menetap di Indonesia dan memulai tahap ketidaknyamanan untuk hidup miskin, padahal waktu itu istrinya bergaji besar. Hal ini karena ia berprinsip bahwa dalam keluarga, laki-laki adalah pemimpin, dan ia pun bertekad untuk tidak jadi pegawai dan berada di bawah perintah orang sejak saat itu ia pun bekerja apa saja mulai dari sopir taksi hingga mobilnya tertubruk dan hancur , kemudian kuli bangunan dengan upah Rp 100 per hari.

Suatu hari seorang temannya mengajaknya untuk memelihara ayam untuk mengatasi depresi yang dialaminya, dari memelihara ayam tsb ia terinspirasi bahwa kalau ayam saja bisa memperjuangkan hidup, bisa mencapai target berat badan, dan bertelur,tentunya manusia pun juga bisa, sejak saat itulah ia mulai berwirausaha.

Pada awalnya sebagai peternak ayam, Bob menjual telor beberapa kilogram per hari bersama istrinya. Dalam satu setengah tahun, dia sudah banyak relasi karena menjaga kualitas dagangan,dengan kemampuannya berbahasa asing, ia berhasil mendapatkan pelanggan orang-orang asing yang banyak tinggal di kawasan Kemang, tempat tinggal Bob ketika itu. Selama menjual tidak jarang dia dan istrinya dimaki-maki oleh pelanggan bahkan oleh seorang babu.

Namun Bob segera sadar kalo dia adalah pemberi service dan berkewajiban memberi pelayanan yang baik, sejak saat itulah dia mengalami titik balik dalam sikap hidupnya dari seorang feodal menjadi servant, yang ia anggap sebagai modal kekuatan yang luar biasa yang pernah ia miliki.

Usaha Bob pun berkembang menjadi supermarket, kemudian dia pun juga menjual garam,merica, sehingga menjadi makanan.Om Bob pun akhirnya merambah ke agribisnis khususnya holtikultura, mengelola kebun-kebun yang banyak berisi sayur mayur konsumsi orang-orang Jepang dan Eropa dia juga menjalin kerjasama dengan para petani di beberapa daerah untuk memenuhi.

Bob percaya bahwa setiap langkah sukses selalu diimbangi kegagalan, perjalanan wirausaha tidak semulus yang dikira orang, dia sering berjumpalitan dan jungkir balik dalam usahanya. Baginya uang adalah nomer sekian, yang penting adalah kemauan, komitmen tinggi, dan selalu bisa menemukan dan berani mengambil peluang.

Bob berkesimpulan bahwa saat melaksanakan sesuatu pikiran kita berkembang, rencana tidak harus selalu baku dan kaku, apa yang ada pada diri kita adalah pengembangan dari apa yang telah kita lakukan. Dunia ini terlampau indah untuk dirusak, hanya untuk kekecewaan karena seseorang tidak ,mencapai sesuatu yang sudah direncanakan. Kelemahan banyak orang adalah terlalu banyak mikir membuat rencana sehingga ia tidak segera melangkah, yang penting adalah action.

Keberhasilan Bob tidak terlepas dari ketidaktahuannya sehingga ia langsung terjun ke lapangan, setelah mengalami jatuh bangun, akhirnya Bob trampil dan menguasai bidangnya. Proses keberhasilan Bob berbeda dengan kelaziman yang selalu dimulai dari ilmu dulu, baru praktek lalu menjadi terampil dan professional.

Menurut pengamatan Bob, banyak orang yang memulai dari ilmu berpikir dan bertindak serba canggih, bersikap arogan, karena merasa memiliki ilmu yang melebihi orang lain.

Om Bob selalu luwes terhadap pelanggan dan mau mendengarkan saran dan keluhan pelanggan, sehingga dengan sikapnya tersebut Bob meraih simpati pelanggan dan mampu menciptakan pasar. Menurut Bob, kepuasan pelangan akan membawa kepuasan pribadinya untuk itu ia selalu berusaha melayani klien sebaik-baiknya.

Bob menganggap bahwa perusahaannya adalah keluarga, semua anggota keluarga Kem harus saling menghargai, tidak ada yang utama,semuanya punya fungsi dan kekuatan sendiri-sendiri. Read More..Blog motivasi bisnis

Bangsa Jepang merupakan salah satu "Macan Asia" dan salah satu negara Asia dapat menembus dominasi negara-negara Amerika dan Eropa. Jepang kaya akan budaya dan tradisi yang kuat yang menjadi rahasia kesuksesan mereka. Apa saja itu? Berikut ini sedikit yang dapat saya berikan.. Semoga berguna!!

1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswanya.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu, ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ”hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor tertentu yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar, menerima kritik dan masukan dari siapapun juga. Bagaimana dengan pendapat anda? Read More..Blog motivasi bisnis

Ada sebuah pohon pisang yang cukup tua dan berbuah. Lalu pemiliknya memotong dan mengambil buah pisangnya. Tak lama kemudian pemiliknya juga menebang pohon pisangnya. Kenapa? Karena pohon pisang itu tidak akan berbuah lagi. Tapi jangan khawatir karena di samping pohon pisang yang tua itu selalu ada pohon pisang baru yang akan tumbuh dan berbuah. Ibarat pepatah “patah tumbuh hlang berganti”

Apa yang dapat kita pelajari dari pohon pisang?

Dalam sebuah organisasi atau melaksanakan bisnis kita sebaiknya melakukan kaderisasi. Kaderisasi atau menyiapkan calon pemimpin bisa diambil dari anak sendiri, keluarga dekat, maupun karyawan kepercayaan. Kaderisasi dapat kita lakukan dengan menyekolahkan mereka, memberikan pelatihan dan seminar, melibatkan dalam prektek bisnis.

Banyak orang sukses baik itu pemimpin maupun pengusaha telah melakukan kaderisasi. Itu mereka lakukan karena mereka sadar bahwa saat usia tua mereka harus menyerahkan jabatan kepada orang yang telah mereka persipakan dan percaya akan mambawa perusahaan tetap berjalan baik.

Apabila kita lihat di partai- partai besar di negeri ini, banyak pemimpinnya yang telah menyiapkan kaderisasi. Lihat saja Megawati yang menyiapkan putrinya, Puan Maharani sebagai caleg dari PDIP. Amien Rais juga menyiapkan anaknya sebagai caleg dari PAN, Gus Dur menyiapkan anaknya Yeni Wahid. Banyak Presiden Amerika yang bapaknya juga Presiden Amerika. Mungkin karena mereka juga diwarisi sifat kapemimpinan dari bapaknya.

Dan untuk melakukan kaderisasi tidak harus perusahaan besar. Perusahaan kecil pun harus melakukan kaderisasi agar bisnisnya dapat berjalan dalam jangka waktu yang lama. Intinya belajar dari pohon pisang bertujuan melestarikan bisnis dengan menyiapkan SDM yang berkualitas. Sudahkan anda menyiapkan kaderisai di perusahaan anda?

“Manusia bukan aset terpenting perusahaan, tapi manusia yang kompetenlah aset terpenting perusahaan. Dan itu bisa kita persiapkan lewat kaderisasi.” - Bligus Motivation –

Read More..Blog motivasi bisnis
Waah judulnya "Cara mendapat nilai A"!! Aku nulis ini bukan berarti aku paling jago atau paling pinter, tapi aku hanya ingin berbagi pengalamanku selama ini dan perlu diketahui nilaiku nggak "A" semua kok he9.. Tapi untuk matakuliah favoritku aku selalu dapat A.

Ada caranya tho? Masak sih ada cara dapet A? Jawabanku sih ada.
Prinsipku : semua orang itu dilahirkan pintar tapi banyak yang tidak tau caranya memanfaatkan pikirannya. Dari jaman SD sampai S1, S2, S3 kita belajar di sekolah atau di kampus, tapi tidak pernah diajari bagaimana caranya belajar.

Setelah aku baca banyak buku dan belajar dari orang yang sudah sukses. Ternyata sederhana :
1. Punya goal/ tujuan/ cita-cita untuk dapat A
2. Punya alasan yang sangat kuat kenapa saya harus dapat A
3. Tau strategi/cara yang tepat untuk dapat A
Oke kita bahas satu-satu ya..

1. Punya Tujuan/Goal

Coba tanyalah dirimu sendiri, pernahkah saya mempunyai tujuan mendapat nilai A untuk matakuliah tertentu? Jika kamu tidak pernah menginginkannya apakah mungkin bisa dapat A?

Steven R. Covey dalam bukunya Seven Habits mengatakan: "Mulailah dari yang akhir". Maksudnya adalah bayangkanlah akhirnya, akhir yang bahagia dan sukses. Bayangkanlah kita dapat nilai A, buat transkrip nilai sendiri pake excel lalu isi nama matakuliah dan nilainya sendiri sesuai tujuan kita. Tulis IP semester kita, tulis berapa IPK kita. Tempel di samping cermin, baca sesering mungkin!!!

Otak mempunyai RAS, semacam penunjuk sararan pada peluru kendali. Tentukan sasarannya maka otak akan mencari cara untuk menncapai sasaran itu. Masak sih kayak gitu? Pernahkan kita sebelum tidur memasang alarm jam 4 pagi dan kita bangun beberapa menit sebelum jam berbunyi? Karena kitasudah tetapkan sasarannya "Saya mau bangun jam 4 pagi" sangat jelas dan spesifik. Sama seperti kita mau dapat nilai A untuk matakuliah ini atau untuk semua matakuliah kalau kita mau.

2. Alasan yang sangat kuat

Kenapa saya harus dapat A? kalo tidak ada untung dan ruginya buat apa?
Temukan alasan yang sangat kuat APA UNTUNGNYA jika dapat A dan juga APA RUGINYA kalo tidak dapat nilai A.

Alasan bisa berupa materi. Misal: buat penawaran dengan ortu kita, kalo kita berhasil misalkan IP semester kita diatas 3,5 atau 4 uang saku kiat naik selama 1 semester. Apabila di bawah 3 maka uang saku kita turun selama 1 semester. Jadi Untungnya Jelas dan Ruginya Jelas dan kita pasti semagat untuk mencapainya.

Taukah anda IPK minimal orang diterima kerja? Kalo belum coba baca-baca lowongan pekerjaan. Masing- masing jurusan beda-beda. Bayangkan untungnya jika nilai kita bagus akan diterima kerja dengan mudah dan bayangkan ruginya apabila nilai kita jelek dan tidak dapat pekerjaan dan jadi pengangguran. Contoh yang lain bisa dikreasikan sendiri dunk. Tanyalah diri kita untungnya apa kalo kita mencapai tujuan kita dan ruginya apa kalo kita tidak mencapai tujuan kita.

Jika kita tidak mau melakukannya untuk diri kita, lakukanlah untuk orang yang kita cintai, untuk orang tua kita yang menaruh harapan besar kepada kita. Jangan kecewakan mereka, bahagiakan mereka, buat mereka BANGGA!!!

3. Tau strategi/cara yang tepat

Caranya: belajar dari yang terbaik atau belajar dari yang sudah sukses. Orang yang nilainya bagus dan jelek berbeda cara belajarnya. Misalkan buku apa yang dia baca? Bagaimana caranya mencatat? Soal-sola apa yang ia kerjakan? Jika ingin sukses bergaulah dengan orang sukses. Jika kita sudah sukses jangan lupa lihat ke bawah ajarin yang belum bisa. Ada pepatah yang mengatakan : "Repetition is master of learning" semakin banyak kita mengulang kita akan semakin ingat. "Learn by Teaching".

Itu pula yang saya terapkan sampai saat ini. Dulu saya belajar dari para asisten dosen yang adalah kakak tingkatku karena saya ingin jadi asisten dosen. Jika ingin berhasil belajarlah dari orang yang sudah berhasil maka kemungkinan berhasilnya akan BESAR!! Dan sekarang saya menjadi asisten dosen, mengamalkan prinsip "Learn from Teaching" atau "Learn by Teaching" ada lagi "Semakin banyak memberi semakin banyak menerima".

Sekali lagi tulisan ini tidak bermaksud untuk menggurui, hanya untuk berbagi pengalaman saja. Semoga bermanfaat!!!

Kata penutup dari saya yang diilhami dari Andrie Wongso :
"Kita semua punya hak untuk sukses karena sukses adalah hak setiap orang yang mau memperjuangkannya!"

Apakah anda punya cara yang lain? Mari kita diskusikan dengan memberi komentar pada tulisan ini. Read More..Blog motivasi bisnis